√ Niat Bacaan Doa Sholat Tasbih dan Tata Caranya Lengkap beserta Artinya

Sholat Tasbih adalah salah satu sholat sunnah yang dimana dilaksanakan akan mendapat ganjaran, jika tidak dilakukan tidak mendapat pahala. Sholat Tasbih sendiri adalah salah satu ibadah sunnah yang lebih disarankan pelaksanaannya dilakukan secara sendiri (munfarid), artinya tidak berjamaah. Jikapun dilaksanakan secara berjamaah, perkara tersebut tidak dipermasalahkan. Namun, tetap Sholat Sunnah Tasbih lebih baik dilakukan secara sendiri-sendiri, tidak berjamaah.


Dibalik sunnah ada hikmah, bahkan pahala dari Allah Yang Maha Pemurah. Termasuk keutamaan bagi orang yang melaksanakan sholat sunnah tasbih ini. “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada sahabat Sayyidina Abbas RA, tentang perkara sholat tasbih. Kepadanya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam membcakan keutamaan agung sholat tasbih. Salah satunya ialah ampunan dari Allah Ta’ala, ‘Kalau saja dosamu sejumlah gundukan pasir, niscaya Allah Ta’ala akan memaafkan dosamu.’ Hadits ini predikat hasan, dalam Kitab Busyrol Karim bi Syarhil Masaailit Ta’lim hal: 260-261 Juz I, yang digubah oleh Syaikh Sa’id bin Muhammad Ba’asyin.

Imam Tajuddin As Subki menjelaskan akan pahala dari sholat tasbih, “ tidak ada yang meninggalkan sholat tasbih, kecuali orang yang meremehkan agama.” Maksudnya adalah orang yang meremehkan agama yaitu mereka yang tidak mau mendengarkan daripada keutamaan sholat sunnah tasbih.

Dalam hadist yang lain tentang fadilah sholat sunnah tasbih, “‘Kalau kau sanggup, lakukan sholat tasbih ini sekali sehari. Kalau tidak, lakukan sekali dalam satu Jum’at. Kalau tidak bisa juga, Sholat Tasbih-lah sekali dalam sebulan. Kalau tidak sempat, lakukan sekali setahun. Kalau tidak bisa juga, kerjakanlah sekali seumur hidupmu.”

Hadits ini memberi pejelasan kepada umat islam akan pentingnya muslim melaksnakna sholat tasbih meslipun satu kali dalam seumur hidup.

√  Tata Cara Sholat Tasbih


Adapun tata cara pelaksanaan gerakan dari sholat sunnah tasbih ini adalah tidak ada perbedaan dengan sholat sunnah yang lainnya. Namun, dalam bacaannya ada yang berbeda yaitu lebih memperbanyak bacaan tasbih pada tiap gerakan. Serta selain jumlah rokaat dari sholat tasbih ini juga di bagi menjadi dua waktu yaitu: Apabila di kerjakan siang hari:  di lakukan dengan 4 rakaat satu kali salam. Apabila di kerjakan di malam hari: 4 rakaat 2 kali salam.

Untuk lebih rinci alaSunnah.com memberikan tatacara Sholat Tasbih sebagai berikut:

√  Waktu Sholat Tasbih


Jika dilakukan Siang Hari: 4 Rakaat 1 x Salam 
Jika dilakukan Malam Hari: 4 Rakaat 2 x Salam


√  Tata Cara dan  Bacaan Doa Sholat Tasbih:


Pertama,  Takbiratul Ihrom (bersamaan niat)

Niat Sholat Tasbih 2 rokaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat tasbiihi rok’ataini lillaahi ta’alaa

Artinya : “Aku (niat) sholat sunat tasbih 2 rakaat, karena mengharap ridho Allah Taala.”

Niat sholat tasbih 4 rokaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat tasbiihi Arba’a rak’aatin lillahi ta’alaa

Artinya: “Aku (niat) sholat sunat tasbih 4 rokaat, karena mengharap ridhoAllah Taala.”

KeduaMembaca Do'a Ifititah

Ketiga,  Membaca Surat Al Fatihah

Keempat, Membca Surat Pilihan:

Yaitu disarankan membaca surat-surat dari alquran, diantaranya: surat permulaan surat Al Hadiid, Al Hasyr, Surat Shof, dan Surat At Taghibuun. Karena ke-4 surat ini memliki kecocokan dengan sholat tasbih ini. Disarankan tidak membaca surat Az Zalzalah, Al ’Aadiyaat, At Takaatsur dan Al Ikhlash (Qulhu)

Kelima, Membaca Tasbih di bawah ini:

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 15x (sebelum ruku)

Keenam, Ruku
lalu,  Membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Ketujuh, I’tidal dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Kedelapan, Sujud dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Kesembilan,  Duduk di antara 2 Sujud dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Kesepuluh, Sujud yang Kedua dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Kesebelas, Duduk iftirosh bangun untuk berdiri) dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x

Keduabelas, Tasyahud dan membaca

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

“Subhaanalloh wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu walloohu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”

Catatan: Dibaca 10x


Maka Jumlah Keseluruhan Bacaan Tasbih

  سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”

dalam setiap rokaat adalah  75 x

Hitungan jumlah tasbih dan penempatannya seperti ini paling kuatnya pendapat diantara hadits riwayat Ibni Mas’ud rodhiyallahu 'anhu.

”Setelah takbiratul ihram 15 kali, setelah membaca Al Fatihah sebelum membaca surat 10 x, dalam ruku', I’tidal sujud awal dan ke dua serta duduk diantara dua sujud masing-masing 10x dengan tidak membaca tasbih pada duduk istirahat dan setelah tasyahud. Kemudian setelah berdiri membaca tasbih 15x begitu juga setelah selesai membaca Al Fatihah sebelum membaca surat, sebanyak 15 kali”
Setelah beres melaksanakan sholat sunnah tasbih, maka dilanjut dengan membaca doa yang bacaannya adalah sebagai berikut

Do'a Setelah Sholat Sunnah Tasbih yang Dianjurkan


اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ الهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ اليَقِيْنِ وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ اْلعِلْمِ حَتَّى نَخَافَـكَ

اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ مَخَافَةَ تُحْجِزُنَا عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى نَعْمَلَ بِطَاعَتِـكَ سُبْحَانَ خَالِقَ النُّوْرُ.
والصَلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَي اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ والحَمْدُ للهِ رَبِّ
العَالَمِيْنَ

Allahumma inni as’aluka taufiqo ahlil huda, wa a‘mala ahlil yaqin, wa munashohata ahlit taubah, wa ‘azma ahlis shobri, wa wajala ahlil khosyyah, wa tholaba ahlir roghbah, wa ta‘abbuda ahlil waro‘i, wa ‘irfana ahlil ‘ilmi hatta akhafak.

Allahumma inni as’aluka makhofatan tahjizuni ‘an ma‘ashika hatta a‘mala bi tha‘atika ‘amalan astahiqqu bihi ridhoka wa hatta unashihaka bi taubah, khoufan minka hattaa akhlusha lakan nashihata haya’an minka wa hatta atawakkala ‘alaika fil ’umûri kulliha wa hatta akuna ’uhsinuz zhanna bika, subhana khaliqin nur. washolatu wassau ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi washahbihi ajma’aana walhamdu lillahi rabbil ‘alamiina.

Artinya :

Ya Allah...
aku meminta pada-Mu pertolongan (melakukan kebaikan) sebagaimana yang Engkau berikan kepada orang-orang yang mendapatkan petunjuk, amal-amal yang dilakukan oleh orang-orang yang mepunyai keyakinan tinggi, nasihat-nasihat orang yang ahli bertaubat, kemauan kuat yang dimiliki orang-orang yang ahli bersabar, kesungguhan orang-orang yang selalu takut (pada-Mu), permintaan orang-orang yang selalu cinta (pada-Mu), beribadahnya orang-orang yang ahli menjaga diri dari perkara subhat, pengetahuan orang-orang yang ahli dalam ilmu (agama) sehingga aku pun dapat takut kepada-Mu.

Ya Allah...
sesungguhnya aku meminta pada-Mu rasa takut yang menjagaku dari melakukan kemaksiatan pada-Mu, sehingga dengan taat pada-Mu akupun bisa melakukan amal, yang dengannya bisa kuraih ridho-Mu dan dengan taubat aku dapat mengambil rasa takut kepada Engkau, dan kumurnikan pada-Mu nasihat karena malu pada Engkau. Dan aku pasrahkan segala urusan pada-Mu karena wujudnya prasangka baik kepada-Mu. Maha Suci Allah Sang Pencipta Cahaya”.

Setelah mengetahui bagaimana panduan secara lengkap Niat Bacaan Doa Sholat Tasbih dan Tata Caranya Lengkap beserta Artinya. Maka, sekarang tinggal kita belajar mengamalkan semaksimal mungkin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel