Seputar Keutamaan Keberkahan Pada Bulan Sya'ban

Seputar Keutamaan Keberkahan Pada Bulan Sya'ban
keutamaan pada bulan sya'ban




Santri asyik - Ditengah maraknya pandemi virus corona diindonesia ini. Kita sepatutnya patuh terhadap pemerintahan, karena dengan mengikuti arahan dari sikap pemerintah kita turut mengurangi terinfeksinya bahaya virus corona ini. Disamping itu pada 26 Maret 2020M akan memasuki bulan sya'ban 1441H, yang penuh keberkahan ini.


Memetik Keberkahan dibulan Sya'ban


Bulan sya'ban ini adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, karena bulan ini terletak ditengah-tengah dua bulan yang mulia, yaitu bulan rajab dan bulan ramadhan.


Terlena dengan bulan rajab, seakan bulan sya'ban dilupakan


Bulan sya'ban ini yang berada diurutan ke-8 didalam kalender hijriyah, seakan dilalaikan oleh umat Islam karena telah terlena dengan bulan sebelumnya yaitu bulan rajab.


Selain dengan terlenanya dengan bulan rajab juga keutamaan bulan ramadhan yang selalu dinantikan. Terdapat beberapa peristiwa dibalik penamaan bulan sya'ban itu sendiri.



Dijelaskan pula dalam kitab Lathoif Al Ma’arif  mengenai bulan Sya’ban bahwa Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan:


مَثَلُ شَهْرِ رَجَبٍ كَالرِّيْحِ، وَمَثُل شَعْبَانَ مَثَلُ الْغَيْمِ، وَمَثَلُ رَمَضَانَ مَثَلُ اْلمطَرِ، وَمَنْ لَمْ يَزْرَعْ وَيَغْرِسْ فِيْ رَجَبٍ، وَلَمْ يَسْقِ فِيْ شَعْبَانَ فَكَيْفَ يُرِيْدُ أَنْ يَحْصِدَ فِيْ رَمَضَانَ
“Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Sya’ban seperti awan yang membawa hujan dan bulan Ramadan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya’ban bagamana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan.”


Peristiwa-Pertistiwa Penting Pada Bulan Sya'ban


Selain memiliki beberapa keutamaan, terdapat beberapa peristiwa penting pada bulan Sya’ban salah satunya yakni peristiwa dipindahkannya kiblat ke Yerussalem.


Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki telah menjelaskan dalam kitab beliau Madzha fii Sya’ban terkait perpindahan kiblat tersebut yaitu:


كان في شهر شعبان تحويل القبلة من بيت المقدس إلى الكعبة، وقد كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ينتظر ذلك برغبة قوية، ويقوم في كل يوم مقلبا وجهه في السماء، يترقب الوحي الرباني حتى أقر الله عينه وأعطاه مناه، وحقق مطلوبه بما أرضاه

“Di bulan Sya’ban perpindahan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Ka’bah, dan Rasulullah SAW menantikan itu dengan harapan yang kuat, Rasulullah SAW berdiri, memandangi langit dengan wajahnya, menanti-nanti turunnya wahyu Ketuhanan, hingga Allah menenangkannya dan memberikan harapannya, dan menyatakan apa-apa yang diminta Nabi SAW dengan ridho Allah SWT.”



Allah SWT juga telah berfirman dalam Al Quran surah Al-Baqarah ayat 144 mengenai perpindahan arah kiblat tersebut yaitu:


قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”.(QS. Al-Baqarah:144).





Selain perpindahan kiblat, di bulan Sya’ban juga masyhur perihal peristiwa diturunkannya ayat Al Quran yang berupa anjuran bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW, yaitu Surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:


إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sungguh Allah dan para malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”



Amalan-Amalan Pada Bulan Sya'ban


Selain memiliki berbagai keutamaan, terdapat beberapa amalan-amalan yang dapat dilakukan di bulan yang penuh berkah nan mulia ini di antaranya yaitu:


  1. Puasa sunnah bulan Sya’ban
  2. Memperbanyak tadarus Al Quran
  3. Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban
  4. Melakukan amalan-amalan sholih


Kesimpulan


Banyak hikmah yang didapat dari meneladani keutamaan-keutamaan bulan Sya’ban, termasuk mengetahui beberapa peristiwa penting di bulan Sya’ban yang tentunya akan semakin menambah ketakwaan kita kepada Allah. Selain itu, dengan menjalankan beberapa amalan sholih di bulan Sya’ban semoga senantiasa memperkuat iman kita, dan menambah rasa syukur kita terhadap limpahan nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT, sekaligus dapat memupuk jiwa sosial kita agar peduli terhadap sesama. 



Wallahu ‘alam bisshowab.
bulan hijriyah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel