Download Logo Resmi Harlah NU 2020 ke-94

Download Logo Resmi Harlah NU 2020 ke-94
logo harlah nu ke-94 2020

Santri Mandiri - Menyongsong harlah (Hari Lahir) NU (Nahdlatul Ulama), yang jatuh pada tanggal 31 Januari 2020 mendatang. Namun berbagai acara kegiatan atau aktivitas sudah diselenggarakan. Beberapa diantaranya terlihat diKecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan sudah mulai melaksanakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan Harlah NU ke-34 2020.

Download Juga Yuk Logo Harlah NU versi Hijriyah ke 97 klik disini

Download Logo Harlah NU :

Logo NU ini bisa didownload via Google Drive, Direct Santri Maupun Donasi. Jika link sudah rusak atau tidak bisa diunduh, la

Semarak Kegiatan Harlah NU :


Menyingung pembahasan diatas mengenai penyelenggaraan berbagai rangkaian acara dari Kecamatan Sidomulyo. Menurutnya mereka menggelar perayaan tersebut dengan berbagai macam perlombaan bagi Generasi Muda.


Ahmad SOfian (Ketua Tanfidziyah MWCNU) mengatakan :


Diselenggarakannya perlombaan tersebut memiliki tiga tujuan utama. Pertama yaitu menyemarakkan Harlah ke-97 NU, Kedua Menunjukkan Syiar dan terakhir yang ketiga Ekstensi NU didaerah setempat.

Serta kami ingin menunjukkan kepada khalayak orang-orang disana bahwasanya jam'iyyah Nahdlatul Ulama ini memiliki jama'ah yang besar. Bukan hanya dengan namanya saja tetapi kenyataanya memang benar besar. Tegasnya.


Menyambut Harlah NU :

Pada Harlah sebelumnya yang bertepatan pada 16 Rajab 1440 H. PBNU (Pengurus Besar Nahldatul Ulama) menginstruksikan kepada PWNU (Pengurus Wilayah NU), PCNU (Pengurus Cabang NU) di seluruh Indonesia dan PCINU (Pengurus Cabang Istimewa NU) di 36 negara untuk menyelenggarakan Istighatsah Kubra Serentak pada Sabtu, 16 Rajab 1440 H / 23 Maret 2019 mulai pukul 06.00 waktu setempat hingga selesai di daerahnya masing-masing.


Dalam himbauannya, Robikin berharap semakin tua umur NU (Nahdlatul Ulama), maka kiprah An-Nahdliyyah bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia, untuk menciptakan perdamaian dunia yang abadi, mewujudkan masyarakat yang sejahtera secara ekonomi, serta terciptanya tataan kehidupan yang adil.


Robikin mengatakan, bahwa Harlah NU kali ini insya Allah akan diikuti oleh 10.982.710, dengan rincian 8.982.710 orang yang akan dikoordinasikan PWNU, PCNU dan PCINU, sementara kalangan pesantren sekitar dua jutaan.


Ia mengatakan juga, mengapa acara istighatsah tidak di konsentrasikan di satu tempat? Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan tersebut memandang bahwa syiar itu penting tetapi keperluan syiar tidak boleh menyebabkan mafsadat dan mengalahkan kemaslahatan. Sebagaimana kaidah yang sudah sangat dikenal darul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih. Langkah itu diambil untuk menghindari mafsadat yang bisa saja timbul.


“Walaupun kegiatan istighatsah tersebut tidak terkonsentrasi di satu tempat, insya Allah syiarnya tetap bergaung tanpa mengganggu ketertiban umum dan tidak akan mengganggu masyarakat banyak,” tuturnya.

“Selamat ber-Harlah untuk warga Nahdlatul Ulama,” tutupnya.

Adapun untuk agenda kegiatan peringatan Harlah NU (Nahldatul Ulama), berdasarkan surat bertanggal 14 Maret 2019/7 Rajab 1440 H yang bernomor 3468/C.I.34/03/2019, terdiri dari 3 kegiatan.

Pertama Istightsah Kubra, kedua, tahlil dan ketiga, pembacaan shalawat asyghil. Sedangkan untuk pelaksanaannya agar melibatkan Lembaga dan Badan Otonom NU serta kalangan pondok pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.

Selanjutnya, dalam surat tersebut yang juga ditandatangani oleh Rais Aam PBNU (KH. Miftahul Akhyar), Ketua Umum PBNU (Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA), tempat pelaksanaan akan dipusatkan di masjid, mushalla, pesantren dan atau tempat terbuka yang memadai di daerah masing-masing.
santri design sejarah seni budaya warta

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel